http://divine-music.info/musicfiles/Jason Mraz - Im Yours.swf"

Selasa, 22 November 2016

NILAI SOSIALDALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
A.Nilai Sosial
    Nilai sosial lahir sebagai bagian dari kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial yang diciptakan dan disepakati bersama untuk mencapai ketentraman dan kenyamanan hidup bersama orang lain. Nilai sosisal sebagai alat ukur bagi manusia untuk mengendalikan beragam kemauan manusia yang selalu berubah dalam berbagai situasi. Nilai pada hakikatnya mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang, tetapi tidak menghakimi apakah sebuah perilaku tertentu salah atau benar. Nilai adalah suatu bagian penting dari kebudayaan. Suatu tindakan dianggap sah artimya secara moral dapat diterima kalau harmonis dengan nilai-nilai yang disepakati dan dijunjung oleh masyarakat dimana tindakan itu dilakukan.
1.Pengertian Nilai Sosial
    Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Sebagai contoh , orang menganggap menolong memiliki nilai baik, sedangkan mencuri bernilai buruk. Dibawah ini akan dijelaskan lebih lanjut beberapa definisi nilai sosial dari beberapa ahli.
a.    Menurut Hendropuspito, nilai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia.
b.    Menurut Robert MZ Lawang,nilai sosial adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, yang pantas, berharga, yang memengaruhi perilaku sosial orang yang memiliki nilai itu.
c.    Menurut Green, nilai sosial sebagai kesadaran yang berlangsung secara relatif dan disertai emosi terhadap objek, ide, dan orang-perorangan.
d.    Menurut Pepper, nilai sosial adalah segala sesuatu mengenai yang baik atau yang buruk.
e.    Menurut Kimball Young,nilai sosial adalah asumsi-asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting.
2. Sumber Nilai Sosial
    Adanya nilai sosial dalam masyarakat bersumber pada tiga hal, yaitu dari tuhan, masyarakat, dan individu,
a.    Nilai yang Bersumber dari Tuhan
Sumber nilai sosial berasaldari Tuhan biasanya diketahui melalui ajaran agama yang ditulis dalam kitab suci. Nilai yang bersumber dari Tuhan sering disebut nilai theonom.
b.    Nilai yang bersumber dari masyarakat
Masyarakat menyepakati suatu hal yangdianggap baik dan luhur, kemudian menjadikannya sebagai suatu pedoman dalam bertingkah laku. Nilai yang berasal dari hasil kesepakatan banyak orang disebut nilai heteronom.
c.    Nilai yang Bersumber dari Individu
    Pada dasarnya, setiap individu memiliki sesuatu hal yang baik, luhur, dan penting.Dalam kenyataannya, nilaisosial yang berasal dari individu sering ditularkan dengan cara memberi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai yang dimaksud. Nilai yang berasal dari individu disebut nilai otonom.
3.Jenis-Jenis Nilai Sosial
    Berdasarkan fungsinya, nilai dapat dikelompokkan menjadi dua bentuk, yaitu nilai integratif dan nilai disintegratif.
a.    Nilai integratif adalah nilai-nilai dimana akan memberikan tuntutan atau mengarahkan seseorang atau kelompok dalam usaha untuk mencapai cita-cita bersama.sifat nilai integratif adalah universal. Misalnya sopan santu, tenggang rasa, kepedulian, dll
b.    Nilaidisintegratif adalah nilai-nilai yang berlaku hanya untuk sekelompok orang diwilayah tertentu. Jadi, sifat nilai disintegratif adalah lokal dan sangat etnosentris. Contoh dalam hal memberi sesuatu kepada seseorang.
4. Ciri-Ciri Nilai Sosial
Nilai sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a.    Tercipta dari proses interaksi antar manusia secara intensif dan bukan perilaku yang dibawa sejak lahir.
b.    Ditransformasikan melalui proses belajar yang meliputi sosialisasi, akulturasi, dan difusi.
c.    Beruppa ukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial.
d.    Berbeda beda pada tiap kelompok manusia.
e.    Masing-masing nilai mempunyai efek yang berbeda-beda bagi tindakan manusia.
f.    Dapat memengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat.
5. Fungsi Nilai Sosial
Fungsi nilai sosial sebagai berikut.
a.    Alat untuk menentukan harga sosial, kelas sosial seseorang dalam struktur stratifikasi sosial
b.    Mengarahkan masyarakat untuk berpikir bertingkah laku sesuai dengan nilai yang ada dalam masyarakat (berperilaku pantas)
c.    Memotivasi dan memberi semangat pada manusia untuk saling bekerja sama untuk mencapai sesuatu yang tidak dapat dicapai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar